Tertarik Berinvestasi Properti Modal Kecil? Bisa dengan Crowdfunding!

TheLoggia.co.id, Jakarta Selatan – Di tengah pandemi, berinvestasi properti justru dinilai sebagai tindakan yang sangat menguntungkan untuk dilakukan. Tak heran, berbagai pakar properti telah menyatakan krisis pandemi sebagai ‘golden moment’ yang dapat membantu para investor guna mendapatkan hunian dengan potongan harga yang menggiurkan.

Telah banyak hunian yang kini sudah berlomba-lomba menawarkan harga rendah yang berbeda jauh dari harga normal pasar. Namun tak dipungkiri, membeli hunian tentu tetap membutuhkan modal besar yang tidak semua orang miliki. Tapi, jangan khawatir. Meskipun Anda hanya mempunyai modal yang kecil, Anda tetap bisa melakukan investasi properti melalui cara crowdfunding.

Dengan modal yang tidak terlalu besar, investasi crowdfunding merupakan teknik investasi dengan sistem patungan yang dikumpulkan oleh banyak orang. Crowdfunding biasanya dapat Anda temukan di website tertentu yang dimiliki oleh pemilik modal utama atau penyelenggara yang dikelola secara digital, tetapi Anda juga bisa melakukan teknik investasi ini secara manual bersama teman-teman Anda.

Bagaimana sistem crowdfunding bekerja? Anda tetap membutuhkan modal awal yang bisa Anda kumpulkan bersama kerabat investor Anda. Sesuai dengan jumlah dana yang sudah Anda tanam di awal tersebut, Anda nantinya akan mendapatkan presentase nilai hunian yang bisa Anda raih keuntungannya.

Keunggulan dari sistem kerja crowdfunding adalah Anda tidak perlu menghabiskan waktu dan tenaga untuk mengelola dan merawat hunian Anda, karena biasanya terdapat Ketua Pemegang Saham yang mengatur hunian dan legalitas properti yang Anda miliki. Jika hunian berhasil dijual atau disewa, para pelaku crowdfunding bisa mendapatkan penghasilan yang rata sesuai dengan ketentuan yang telah disetujui dalam RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham.

Tapi, dalam setiap langkah investasi properti, Anda diwajibkan untuk menaruh perhatian lebih pada investasi patungan seperti crowdfunding. Hal ini dikarenakan, sistem investasi crowdfunding yang dilakukan di Indonesia umumnya tidak diawasi secara langsung oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Anda juga harus memiliki kesabaran yang lebih ekstra, karena sistem crowdfunding membutuhkan rentan waktu yang lebih lama menghasilkan keuntungan yang maksimal.  

Tetap saja, berinvestasi properti selalu dapat memberikan Anda masa depan yang lebih baik, daripada Anda menghamburkan uang Anda untuk hal yang sia-sia. Anda juga bisa mencoba Program Zero Risk dari The Loggia, yang dapat memudahkan Anda untuk berinvestasi properti dengan lebih praktis tanpa resiko. Terbatas hanya sampai 30 Juni 2020! (JES)